Laman

profil

Kamis, 23 Mei 2013

Jadwal Pelatihan Guru untuk Kurikulum Baru

Jadwal Pelatihan Guru untuk Kurikulum Baru

7 Penyebab SK Tunjangan Profesi Tidak Terbit

7 Penyebab SK Tunjangan Profesi Tidak Terbit

Mekanisme penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) menggunakan sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Data guru calon guru penerima tunjangan profesi yang ada di Dapodik dijadikan dasar Direktorat P2TK Dikdas untuk menerbitkan SKTP atau juga disebut SK Dirjen.

Direktorat P2TK Dikdas memverifikasi kelayakan calon penerima tunjangan profesi melalui Dapodik. Secara administratif, syarat yang harus dipenuhi adalah harus memiliki sertifikat pendidik, mengajar 24 jam sesuai sertifikasinya, dan memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG).

Dilansir dari situs Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, setidaknya ada 7 penyebab guru tidak bisa dibuatkan SKTP.
  1. jam linier kurang. Yang dimaksud linier yaitu mata pelajaran yang diajarkan dalam rombongan belajar (rombel) sesuai dengan sertifikasinya. 
  2. rombel tidak normal. Kondisi tidak normal ini terjadi ketika Jumlah Jam Mengajar (JJM) per rombel melebihi aturan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tentang jumlah jam mengajar.
  3. data kelulusan tidak ditemukan. Maksudnya, data kelulusan sertifikasi tidak valid.
  4. status Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) tidak ditemukan.
  5. guru calon penerima tunjangan profesi sudah memasuki masa pensiun.
  6. isian data tidak lengkap baik pada golongan dan masa kerja untuk PNS maupun data rekening bank (nomor akun, nama bank, cabang).
  7. ia tidak diusulkan Suku Dinas/Dinas karena sesuatu hal.
Guru yang belum menerima tunjangan segera lengkapi data pada aplikasi Dapodik. Dana tunjangan yang belum diterima guru akan dirapel dan digabungkan pada penyaluran triwulan berikutnya dan tak ada pemotongan. Sumber : SEKOLAH DASAR

Selasa, 07 Mei 2013

jadwal pelaksanaan TPM

JADWAL PELAKSANAAN TPM KELAS II,III, IV DAN V SEKOLAH DASAR


Kelas II (TPM)
No
Hari/tanggal
Mata Pelajaran
Waktu
1
Senin,
20 Mei 2013
Bahasa Indonesia
07.00 - 09.00
2
Selasa,
21 Mei 2013
Matematika
07.00 - 09.00
Kelas III (TKD)
No
Hari/tanggal
Mata Pelajaran
Waktu
1
Senin,
20 Mei 2013
Bahasa Indonesia
Membaca menulis Kalimat
ISTIRAHAT
Dikte dan mengarang
07.00 - 08.30
08.30 - 09.00
09.00 - 10.00
2
Selasa,
21 Mei 2013
Matematika
07.00 - 09.00
Kelas IV dan V (TPM)
No
Hari/tanggal
Mata Pelajaran
Waktu
1
Senin,
20 Mei 2013
Bahasa Indonesia
PKN
07.00 - 09.00
09.30 - 11.00
2
Selasa,
21 Mei 2013
Matematika
IPS
07.00 - 09.00
09.30 - 11.00
3
Rabu,
22 Mei 2013
IPA
07.00 - 09.00

Dokumen yang harus disiapkan oleh Panitia UN

Dokumen yang harus disiapkan oleh Panitia UN

Buat Panitia UN, Tolong siapkan 6 buah map yang isinya


No
Map
Isi Map
(Tulis pada cover)
Arsip Sekolah
Dimasukkan ke sampul LJUN
(Setiap hari)
Dikirim ke Sub Rayon
(Setiap hari)
1
1
Fakta Integritas Pengawas UN
(Dibuat oleh Panitia)
1 rangkap
1 rangkap
1 rangkap
2
2
Berita Acara Penyelenggaraan UN
(Ada dalam sampul UN)
1 rangkap
1 rangkap
1 rangkap
3
3
Daftar Hadir Peserta UN
(Ada dalam sampul UN)
1 rangkap
1 rangkap
1 rangkap
4
4
Berita Acara penyerahan Naskah UN dari Sub Rayon ke Sekolah
(Akan didistribusikan besok Sabtu, 4 Mei 2013)
1 rangkap

1 rangkap
5
5
Laporan Harian (Format LSH 1) Download disini
1 rangkap

1 rangkap
6
6
Berita Acara penyerahan LJUN dari Sekolah ke Sub Rayo
Download disini
1 rangkap

1 rangkap


Selamat bekerja, tetap semangat!

Kamis, 25 April 2013

lembar informasi data guru P2TK

Horeee ... Situs pengecekan data guru dari P2TK Dikdas, pindah alamat

LAYANAN LEMBAR INFORMASI DATA GURU P2TK DIKDAS
TELAH BERPINDAH ALAMAT KE : 
http://223.27.144.195/info.php  
atau klik disini atau disini atau disini atau disini
Cara Mengecek Verifikasi Data Guru atau PTK Lebih Cepat di Alamat Situs baru Direktorat P2TK Dikdas.
1. Kunjungi situs alternatif P2TK http://223.27.144.195/info.php atau klik disini
2. Masukan NUPTK
3. Masukan Password yaitu tanggal lahir dengan format YYYYMMDD. 
Contoh: jika tanggal lahir Anda 7 Nopember 1963 passwordnya: 19631107

http://dikdasjatinegara.blogspot.com/
4. Setelah berhasil login,
Anda akan melihat laman seperti di bawah ini, ada 20 item data berikut statusnya yang ditampilkan, ada juga informasi rincian jam mengajar, Status NUPTK, Status Kelulusan Sertifikasi
http://dikdasjatinegara.blogspot.com/
Jika login gagal, akan ada keterangan mengenai alasan kegagalan di bawah form. Jika muncul informasi NUPTK tidak ditemukan, ada beberapa kemungkinan. 
1) Kolom NUPTK belum diisi pada data DAPODIK Anda; 
2) Kolom NUPTK anda diisi namun salah ketik. 
3) Data DAPODIK belum ter-import ke basis data. 
Jika terjadi kesalahan segera pemperbaiki data, ubah atau perbaikilah melalui Aplikasi Pendataan yang ada di masing-masing sekolah melalui operator dan kirimkan kembali ke server pusat DAPODIK.
Ada beberapa server & proses yang dilalui oleh data sebelum masuk database PTK. Jika pengiriman data dari aplikasi Dapodik berhasil, data di web akan berubah dalam beberapa waktu kemudian.

Untuk Rincian Jam Mengajar (JJM) ada 3 jenis yang dipakai, yaitu; 
JJM (inputan sekolah), 
JJM KTSP (JJM terinput dengan batasan maksimal KTSP), dan 
JJM Sesuai/Linier (JJM yang dibatasi KTSP, yang sesuai dengan sertifikasinya).
Semoga bermanfaat

Kamis, 07 Maret 2013

ASAM URAT

Obat Asam Urat, Penyebab, Gejala serta Pantangannya

Asam Urat sekarang ini telah menjadi sebuah penyakit yang sering kali di alami oleh orang-orang yang berusia 30 tahun keatas. Namun jangan dikira penyakit ini merupakan penyakit yang ringan lho, karena jika lagi meradang sungguh tidak dapat terbayangkan rasa sakit yang akan dirasakan para penderitanya. Nah, pada jumpa ini Pusat Informasi akan mencoba menjelaskan 4 hal seputar obat asam urat, penyebab, gejala serta pantangan penderita asam urat yang diharapkan dapat memberikan banyak manfaat kepada para penderita maupun anda yang ingin mencegahnya.
Obat Asam Urat
Berikut ini gejala asam urat:
- Sendi terasa nyeri, ngilu, linu, kesemutan dan bahkan sampai membengkak dan berwarna kemerahan (meradang)
- Biasanya pada persendian terasa nyeri saat pagi hari (baru bangun tidur) atau malam hari.
- Terasa nyeri pada sendi terjadi berulang-ulang kali.
- Yang diserang biasanya sendi jari kaki, jari tangan, dengkul, tumit, pergelangan tangan serta siku.
- Pada kejadian kasus yang parah, persendian terasa sangat sakit saat akan bergerak.
Untuk mengetahui lebih pasti, penderita harus segera melakukan pemeriksaan di laboratorium. Untuk kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 hingga 7 mg/dl dan pada wanita 2,6 – 6 mg/dl.
Sebagian besar para penderita asam urat juga mempunyai penyakit lainnya seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes atau juga penyakit ginjal. Namun faktor kegemukan (obesitas) juga sering kali dijumpai pada penderita asam urat. Apabila penyakit asam urat tidak segera di obati maka bisa berkembang menjadi penyakit batu ginjal dan akhirnya bisa mengakibatkan gagal ginjal penderita asam urat tersebut.
Adapun penyebab penyakit asam urat:
- Konsumsi zat-zat yang banyak mengandung purin secara berlebihan.
- Zat purin dalam jumlah banyak masuk dalam tubuh, kemudian melalui metabolisme berubah menjadi asam urat.
- Terjadinya peningkatan Kadar asam urat dalam tubuh, sehingga ginjal kita tidak mampu untuk membuang kelebihan asam urat.
- Banyaknya kristal asam urat yang berlebih menumpuk di persendian.
- Akibatnya sendi kita terasa nyeri, membengkak, meradang, panas dan kaku.
Pada kejadian kasus yang parah, penderita asam urat sampai tidak dapat berjalan karena pada persendian terasa sangat sakit sekali jika bergerak. Tulang sekitar sendi juga dapat keropos dan mengalami pengapuran tulang.
Pantangan bagi penderita asam urat:
- Jeroan: ginjal, limpa, babat, usus, hati, paru dan otak.
- Seafood: udang, cumi-cumi, sotong, kerang, remis, tiram, kepiting, ikan teri, ikan sarden.
- Ekstrak daging seperti abon dan dendeng.
- Makanan yang sudah dikalengkan (contoh: kornet sapi, sarden).
- Daging kambing, daging sapi, daging kuda.
- Bebek, angsa dan kalkun.
- Kacang-kacangan: kacang kedelai (termasuk tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping.
- Sayuran: kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong, daun pepaya, kangkung.
- Keju, telur, krim, es krim, kaldu atau kuah daging yang kental.
- Buah-buahan tertentu seperti durian, nanas dan air kelapa.
- Makanan yang digoreng atau bersantan atau dimasak dengan menggunakan margarin/mentega.
- Makanan kaya protein dan lemak.
Selain beberapa pantangan di atas, penderita penyakit asam urat juga harus selalu banyak minum air putih apalagi bagi mereka yang mempunyai penyakit batu ginjal. Dengan banyak minum air putih akan sangat membantu ginjal untuk mengeluarkan kristal asam urat dari dalam tubuh melalui urine.
Saran kesehatan untuk penderita asam urat:
- Konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti kentang, yogurt, dan pisang
- Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan strawberry
- Contoh buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat: buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat
- Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi
- Kurangi konsumsi karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali dan sirup
- Jangan minum aspirin
- Jangan bekerja terlalu keras / kelelahan
- Pada orang yang kegemukan (obesitas), biasanya kadar asam urat cepat naik tapi pengeluaran sedikit, maka sebaiknya turunkan berat badan dengan olahraga yang cukup
- Sesuaikan asupan energi dengan kebutuhan tubuh, berdasarkan tinggi dan berat badan.

MANFAAT KULIT MANGGIS

Manfaat kulit manggis untuk kesehatan kini mulai dikenal masyarakat karena memang khasiat nya sangat banyak. Buah manggis merupakan salah satu buah kesukaan saya, karena rasanya yang manis dan juga enak. Nah pohon manggis ini katanya berasal dari hutan Indonesia dan Malaysia lalu menyebar ke Negara lainnya seperti Sri Langka, Malagasi, Hawaii, Australia Utara, dan juga sampai Amerika Tengah. Selain mempunyai rasa buah yang enak ternyata kulit manggis juga menyimpan banyak sekali khasiat untuk kesehatan kita. Salah satunya yakni memperkuat sistem kekebalan tubuh, jadi bagi anda yang mudah terserang penyakit sebaiknya mengkonsumsi kulit manggis ini. Namun sebelumnya ada cara untuk mengkonsumsinya, seperti misalnya membuat jus kulit manggis, anda bisa mencari cara membuat jus kulit manggis diinternet.

Khasiat Kulit Manggis ini juga sudah dibuktikan oleh banyak orang. Tak heran kalau banyak sekali orang yang mencari kulit manggis ini sebagai obat alami. Bahkan hebatnya lagi kulit manggis ini juga dapat membantu mencegah penyakit jantung dan menurunkan tekanan darah tinggi. Masih banyak lagi manfaat kulit manggis yang perlu anda ketahui. beberapa manfaat kulit manggis untuk kesehatan kita.


Manfaat Kulit Manggis


Berikut ini ada 35 manfaat kulit manggis untuk kesehatan. Dan masih banyak lagi khasiat kulit manggis untuk kesehatan kita.
  1. Memperkuat sistem kekebalan.
  2. Mengatasi keracunan makanan.
  3. Mengatasi sesak nafas.
  4. Mengurangi resistensi insulin.
  5. Membantu mencegah batu ginjal.
  6. Menurunkan tekanan darah tinggi.
  7. Memperlambat proses penuaan.
  8. Menyembuhkan peradangan.
  9. Alat bantu sistem getah bening.
  10. Membantu menghentikan diare.
  11. Mengurangi sakit gigi.
  12. Memperbaiki komunikasi antar sel.
  13. Menyeimbangkan sistem kelenjar endokrin.
  14. Menyembuhkan kerusakan urat syaraf.
  15. Memelihara optimal fungsi kelenjar gondok.
  16. Mengagalkan kerusakan DNA.
  17. Menurunkan pembengkakan saat menstruasi.
  18. Membantu meringkan penyakit asma.
  19. Membantu mencegah disentri.
  20. Dapat mencegah kanker.
  21. Memberantas penyakit TBC.
  22. Membantu penurunan berat badan.
  23. Memperkuat pembuluh darah.
  24. Menurunkan kolesterol LDL.
  25. Membantu mencegah penyakit jantung.
  26. Membantu mengurangi migran (sakit kepala sebelah).
  27. Menyembuhkan luka tenggorakan.
  28. Membantu menyembuhkan borok/bisul.
  29. Membantu mencegah penyakit sistem syaraf (parkinson).
  30. Membantu menyembuhkan sariawan.
  31. Menurunkan pembengkakan saat menstruasi.
  32. Sebagai obat pencuci perut yang lembut.
  33. Mencegah gejala yang berhubungan dengan penyakit lupus.
  34. Meringankan syndrome kelainan usus besar (IBS).
  35. Meredakan sakit akibat radang sendi.

Selain 35 manfaat kulit manggis untuk kesehatan diatas masih banyak lagi khasiat dan manfaat kulit manggis. Untuk cara mendapatkan khasiat kulit manggis, anda bisa membuatnya menjadi jus untuk kemudian dikonsumsi. Anda bisa mencari cara membuat jus kulit manggis diinternet. Banyak sekali tutorial cara membuat jus kulit manggis, jadi anda tidak perlu bingung. Insyaallah nanti kalau ada waktu kosong saya akan berbagi cara membuat jus tersebut. Semoga informasi manfaat kulit manggis untuk kesehatan kali ini bermanfaat untuk anda.

Khasiat Minyak Kayu Putih

Khasiat Minyak Kayu Putih

minyak kayu putih
Penggunaan minyak kayu putih sangat lazim baik untuk dewasa maupun anak-anak. Kandungan minyak atsirinya terbukti memberikan berbagai manfaat untuk tubuh. Rasa hangatnya yang pas nyaman dioleskan di perut, leher, kening dan hidung untuk mengusir masuk angin pusing, mual atau hanya sekedar untuk menghangatkan badan.

Minyak yang banyak di produksi di Sulawesi ini memiliki berbagai manfaat kesehatan seperti antibaikteri, antiseptik, insektisida, analgesic, stimulan, antispasmodik dan dekongestan.
Anti bakteri
Minyak kayu putih dapat membasmi beberapa macam bakteri, jamur dan virus yang dapat merugikan kesehatan seperti kolera, thypoid dan menghambat tetanus sebelum diberikan vaksin.
Insektisida
Bau minyak kayu putih tidak disukai serangga seperti nyamuk, lalat dan semut. Bisa dicampur air dan disemprotkan ke ruangan untuk mengusir serangga. Bisa juga menempatkan tanaman kayu putih di sekitar rumah atau didalam ruangan untuk mengusir nyamuk. Cajuput oil juga mampu mengatasi gatal dan bentol akibat gigitan nyamuk.
Dekongestan
Dengan menghirup atau mengoleskannya dihidung, wangi dan rasa hangatnya dapat melegakan hidung tersumbat dan saluran pernafasan saat pilek atau flu.
Stimulan
Sebagai stimulan, minyak kayu putih memberikan rasa hangat, memperlancar sirkulasi dan merangsang sekresi kelenjar termasuk keringat. Ini bermanfaat karena bisa mengeluarkan toksin dari dalam tubuh.
Analgesik
Dapat mengurangi rasa sakit merupakan salah satu manfaat minyak kayu putih yang paling sering dimanfaatkan. Cepat untuk mengurangi sakit kepala, sakit gigi atau rasa pegal di leher dan bahu.
Antispasmodik
Sifat antispasmodik atau anti kram yang dimilikinya biasanya dimanfaatkan untuk meredakan kram dengan cara dioleskan pada perut saat kram mestruasi atau bagian tubuh lain yang mengalami kram.
Meskipun bisa diminum tetapi sebaiknya tetap dalam jumlah kecil misalnya beberapa tetes saja dan tidak dengan konsentrasi tinggi karena dapat menimbulkan iritasi sedangkan penggunaan sebagai obat luar seperti dengan cara dioleskan atau dihirup cukup aman.
 

  1. Khasiat kayu putih untuk demam, flu dan batuk
    • Siapkan daun kayu putih yang masih segar 13 gram
    • Rebus ramuan tersebut dengan volume air dua gelas hingga airnya berkurang menjadi satu gelas
    • Saring ambil airnya
    • Minum air ramuan tersebut dua kali sehari masing-masing setengah gelas
  2. Khasiat kayu putih untuk penyakit insomnia
    • Siapkan 9 gram kulit kayu putih yang sudah kering
    • Rebus denga volume air dua gelas hingga airnya berkurang menjadi setengahnya
    • Saring ambil airnya
    • Minum air ramuan tersebut dua kali sehari, dan sekali minum setengah gelas
  3. Khasiat kayu putih untuk luka yang bernanah
    • Ambil kulit kayu putih yang masih muda
    • Kunyah kulit kayu tersebut dan tambahkah jahe dan asam jawa
    • Setelah lumat tempelkan pada luka yang bernanah tersebut
    • Lakukan dengan rutin
  4. Khasiat kayu putih untuk radang kulit
    • Siapkan satu genggam daun kayu putih yang masih segar
    • Cuci sampai bersih ramuan tersebut
    • Rebus ramuan tersebut dengan volume air tiga gelas sampai mendidih
    • Angkat dan biarkan hingga hangat-hangat kuku
    • Gunakan air rebusan tersebut untuk membasuh bagian tubuh yang terkena radang kulit
  5. Khasiat kayu putih untuk sakit rematik dan nyeri tulang
    • Siapkan 9 gram daun kayu putih yang sudah kering
    • Rebus ramuan tersebut dengan volume air dua gelas hingga airnya tersisa menjadi satu gelas
    • Dinginkan
    • Saring ambil airnya
    • Minum air ramuan tersebut dua kali sehari masing-masing setengah gelas.
 

Rabu, 02 Januari 2013

Paskibraka
Paskibraka.jpg
Informasi Umum
Nama negara Republik Indonesia
Sebutan Paskibraka
Proporsi 2:3
Dipakai sejak 17 Agustus 1973
Desain .
Pemakaian Hari Besar Nasional
Penggunaan Nasional

TENTANG PASKIBRAKA

Paskibraka dalam upacara detik-detik proklamasi.
Paskibraka adalah singkatan dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan tugas utamanya mengibarkan duplikat bendera pusaka dalam upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia di 3 tempat, yakni tingkat Kabupaten/Kota (Kantor Bupati/Walikota), Provinsi (Kantor Gubernur), dan Nasional Istana Negara. Anggotanya berasal dari pelajar SLTA Sederajat kelas 1 ATAU 2. Penyeleksian anggotanya biasanya dilakukan sekitar bulan April untuk persiapan pengibaran pada 17 Agustus

Lambang

Lambang dari organisasi paskibraka adalah bunga teratai
  • tiga helai daun yang tumbuh ke atas: artinya paskibra harus belajar, bekerja, dan berbakti
  • tiga helai daun yang tumbuh mendatar/samping: artinya seorang pakibra harus aktif, disiplin, dan bergembira

Sejarah

Gagasan Paskibraka lahir pada tahun 1946, pada saat ibukota Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta. Memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-1, Presiden Soekarno memerintahkan salah satu ajudannya, Mayor (Laut) Husein Mutahar, untuk menyiapkan pengibaran bendera pusaka di halaman Istana Gedung Agung Yogyakarta. Pada saat itulah, di benak Mutahar terlintas suatu gagasan bahwa sebaiknya pengibaran bendera pusaka dilakukan oleh para pemuda dari seluruh penjuru Tanah Air, karena mereka adalah generasi penerus perjuangan bangsa yang bertugas.
Tetapi, karena gagasan itu tidak mungkin terlaksana, maka Mutahar hanya bisa menghadirkan lima orang pemuda (3 putra dan 2 putri) yang berasal dari berbagai daerah dan kebertulan sedang berada di Yogyakarta. Lima orang tersebut melambangkan Pancasila. Sejak itu, sampai tahun 1949, pengibaran bendera di Yogyakarta tetap dilaksanakan dengan cara yang sama.
Ketika Ibukota dikembalikan ke Jakarta pada tahun 1950, Mutahar tidak lagi menangani pengibaran bendera pusaka. Pengibaran bendera pusaka pada setiap 17 Agustus di Istana Merdeka dilaksanakan oleh Rumah Tangga Kepresidenan sampai tahun 1966. Selama periode itu, para pengibar bendera diambil dari para pelajar dan mahasiswa yang ada di Jakarta.
Tahun 1967, Husein Mutahar dipanggil presiden saat itu, Soekarno, untuk menangani lagi masalah pengibaran bendera pusaka. Dengan ide dasar dari pelaksanaan tahun 1946 di Yogyakarta, beliau kemudian mengembangkan lagi formasi pengibaran menjadi 3 kelompok yang dinamai sesuai jumlah anggotanya, yaitu:
  • Kelompok 17 / pengiring (pemandu),
  • Kelompok 8 / pembawa (inti),
  • Kelompok 45 / pengawal.
Jumlah tersebut merupakan simbol dari tanggal Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945 (17-8-45). Pada waktu itu dengan situasi kondisi yang ada, Mutahar hanya melibatkan putra daerah yang ada di Jakarta dan menjadi anggota Pandu/Pramuka untuk melaksanakan tugas pengibaran bendera pusaka. Rencana semula, untuk kelompok 45 (pengawal) akan terdiri dari para mahasiswa AKABRI (Generasi Muda ABRI) namun tidak dapat dilaksanakan. Usul lain menggunakan anggota pasukan khusus ABRI (seperti RPKAD, PGT, marinir, dan Brimob) juga tidak mudah. Akhirnya diambil dari Pasukan Pengawal Presiden (PASWALPRES) yang mudah dihubungi karena mereka bertugas di Istana Negara Jakarta.
Mulai tanggal 17 Agustus 1968, petugas pengibar bendera pusaka adalah para pemuda utusan provinsi. Tetapi karena belum seluruh provinsi mengirimkan utusan sehingga masih harus ditambah oleh ex-anggota pasukan tahun 1967.
Pada tanggal 5 Agustus 1969, di Istana Negara Jakarta berlangsung upacara penyerahan duplikat Bendera Pusaka Merah Putih dan reproduksi Naskah Proklamasi oleh Suharto kepada Gubernur/Kepala Daerah Tingkat I seluruh Indonesia. Bendera duplikat (yang terdiri dari 6 carik kain) mulai dikibarkan menggantikan Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1969 di Istana Merdeka Jakarta, sedangkan Bendera Pusaka bertugas mengantar dan menjemput bendera duplikat yang dikibar/diturunkan. Mulai tahun 1969 itu, anggota pengibar bendera pusaka adalah para remaja siswa SLTA se-tanah air Indonesia yang merupakan utusan dari seluruh provinsi di Indonesia, dan tiap provinsi diwakili oleh sepasang remaja.
Istilah yang digunakan dari tahun 1967 sampai tahun 1972 masih "Pasukan Pengerek Bendera Pusaka". Baru pada tahun 1973, Idik Sulaeman melontarkan suatu nama untuk Pengibar Bendera Pusaka dengan sebutan PASKIBRAKA. PAS berasal dari PASukan, KIB berasal dari KIBar mengandung pengertian pengibar, RA berarti bendeRA dan KA berarti PusaKA. Mulai saat itu, anggota pengibar bendera pusaka disebut Paskibraka.

TENTANG BENDERA MERAH PUTIH

Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih adalah sebutan bagi bendera Indonesia yang pertama. Bendera Pusaka dibuat oleh Ibu Fatmawati, istri presiden Soekarno. Bendera Pusaka pertama kali dinaikkan pada Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Walaupun seharusnya Bendera Pusaka disimpan di Monas, Bendera Pusaka masih disimpan di Istana Negara.

Sejarah I

Bendera Pusaka dijahit oleh istri Soekarno yaitu Fatmawati.[1] Desain bendera dibuat berdasarkan bendera Majapahit pada abad ke-13, yang terdiri dari sembilan garis berwarna merah dan putih tersusun secara bergantian.[2]
Bendera Pusaka pertama dinaikkan di rumah Soekarno di Jalan Pengangsaan Timur 56, Jakarta, setelah Soekarno membacakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.[3] Bendera dinaikkan pada tiang bambu oleh Paskibraka yang dipimpin oleh Kapten Latief Hendraningrat. Setelah dinaikkan, lagu "Indonesia Raya" kemudian dinyanyikan secara bersama-sama.[2][4]
Pada tahun pertama Revolusi Nasional Indonesia, Bendera Pusaka dikibarkan siang dan malam. Setelah Belanda menguasai Jakarta pada 1946, Bendera Pustaka dibawa ke Yogyakarta dalam koper Soekarno. Ketika terjadi Operatie Kraai, Bendera Pustaka dipotong dua lalu diberikan kepada Husein Mutahar untuk diamankan. Mutahar diharuskan untuk "menjaga bendera dengan nyawa". Walaupun kemudian ditangkap lalu melarikan diri dari tentara Belanda, Mutahar berhasil membawanya kembali ke Jakarta, menjahit kembali, dan memberikannya pada Soedjono. Soedjono lalu kemudian membawa benderanya ke Soekarno, yang berada dalam pengasingan di Bangka.[4]
Setelah perang berakhir, Bendera Pusaka selalu dinaikkan sekali di depan Istana Negara pada Hari Kemerdekaan.[1] Namun karena kerapuhan bendera, sejak tahun 1968, bendera yang dinaikkan di Istana Negara adalah replika yang terbuat dari sutra.[5]

Sejarah Bendera II

! Artikel utama untuk kategori ini adalah Bendera Pusaka.
Warna merah-putih bendera negara diambil dari warna panji atau pataka Kerajaan Majapahit yang berpusat di Jawa Timur pada abad ke-13.[6] Akan tetapi ada pendapat bahwa pemuliaan terhadap warna merah dan putih dapat ditelusuri akar asal-mulanya dari mitologi bangsa Austronesia mengenai Bunda Bumi dan Bapak Langit; keduanya dilambangkan dengan warna merah (tanah) dan putih (langit). Karena hal inilah maka warna merah dan putih kerap muncul dalam lambang-lambang Austronesia — dari Tahiti, Indonesia, sampai Madagaskar. Merah dan putih kemudian digunakan untuk melambangkan dualisme alam yang saling berpasangan.[7] Catatan paling awal yang menyebut penggunaan bendera merah putih dapat ditemukan dalam Pararaton; menurut sumber ini disebutkan balatentara Jayakatwang dari Gelang-gelang mengibarkan panji berwarna merah dan putih saat menyerang Singhasari. Hal ini berarti sebelum masa Majapahit pun warna merah dan putih telah digunakan sebagai panji kerajaan, mungkin sejak masa Kerajaan Kediri. Pembuatan panji merah putih pun sudah dimungkinkan dalam teknik pewarnaan tekstil di Indonesia purba. Warna putih adalah warna alami kapuk atau kapas katun yang ditenun menjadi selembar kain, sementara zat pewarna merah alami diperoleh dari daun pohon jati, bunga belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi), atau dari kulit buah manggis.
Sebenarnya tidak hanya kerajaan Majapahit saja yang memakai bendera merah putih sebagai lambang kebesaran. Sebelum Majapahit, kerajaan Kediri telah memakai panji-panji merah putih. Selain itu, bendera perang Sisingamangaraja IX dari tanah Batak pun memakai warna merah putih sebagai warna benderanya , bergambar pedang kembar warna putih dengan dasar merah menyala dan putih. Warna merah dan putih ini adalah bendera perang Sisingamangaraja XII. Dua pedang kembar melambangkan piso gaja dompak, pusaka raja-raja Sisingamangaraja I-XII.[8] Ketika terjadi perang di Aceh, pejuang – pejuang Aceh telah menggunakan bendera perang berupa umbul-umbul dengan warna merah dan putih, di bagian belakang diaplikasikan gambar pedang, bulan sabit, matahari, dan bintang serta beberapa ayat suci Al Quran.[9] Di zaman kerajaan Bugis Bone,Sulawesi Selatan sebelum Arung Palakka, bendera Merah Putih, adalah simbol kekuasaan dan kebesaran kerajaan Bone.Bendera Bone itu dikenal dengan nama Woromporang.[10] Panji kerajaan Badung yang berpusat di Puri Pamecutan juga mengandung warna merah dan putih, panji mereka berwarna merah, putih, dan hitam[11] yang mungkin juga berasal dari warna Majapahit.
Pada waktu perang Jawa (1825-1830 M) Pangeran Diponegoro memakai panji-panji berwarna merah putih dalam perjuangannya melawan Belanda. Kemudian, warna-warna yang dihidupkan kembali oleh para mahasiswa dan kemudian nasionalis di awal abad 20 sebagai ekspresi nasionalisme terhadap Belanda. Bendera merah putih digunakan untuk pertama kalinya di Jawa pada tahun 1928. Di bawah pemerintahan kolonialisme, bendera itu dilarang digunakan. Bendera ini resmi dijadikan sebagai bendera nasional Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, ketika kemerdekaan diumumkan dan resmi digunakan sejak saat itu pula. [12]

Arti dan simbolisme

Bendara Pusaka terdiri dari dua warna, merah di atas dan putih di bawah dengan ratio 2:3. Warna merah melambangkan keberanian, sementara warna putih melambangkan kesucian.[3] Namun, juga terdapat arti lain, salah satunya adalah merah melambangkan gula aren dan putih melambangkan nasi, keduanya adalah bahan yang penting dalam masakan Indonesia.[2]

Dampak sosial

Paskibraka di Aceh, ketika upacara bendera
Bendera Pusaka merupakan nama dari organisasi mahasiswa Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, atau kependekan nya Paskibraka; bahasa Inggris: Bendera Pusaka Flag Hoisting Troop). Organisasi yang dibentuk oleh Husein Mutahar pada tahun 1968 ini, bertugas sebagai pengibar bendera pada upacara.[4]
Bendera Negara Republik Indonesia, yang secara singkat disebut Bendera Negara, adalah Sang Saka Merah Putih, Sang Merah Putih, Merah Putih, atau kadang disebut Sang Dwiwarna (dua warna). Bendera Negara Sang Merah Putih berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran lebar 2/3 (dua-pertiga) dari panjang serta bagian atas berwarna merah dan bagian bawah berwarna putih yang kedua bagiannya berukuran sama.

Arti Warna

Bendera Indonesia memiliki makna filosofis. Merah berarti berani, putih berarti suci. Merah melambangkan raga manusia, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia. Keduanya saling melengkapi dan menyempurnakan jiwa dan raga manusia untuk membangun Indonesia.
Ditinjau dari segi sejarah, sejak dahulu kala kedua warna merah dan putih mengandung makna yang suci. Warna merah mirip dengan warna gula jawa (gula aren) dan warna putih mirip dengan warna nasi. Kedua bahan ini adalah bahan utama dalam masakan Indonesia, terutama di pulau Jawa. Ketika Kerajaan Majapahit berjaya di Nusantara, warna panji-panji yang digunakan adalah merah dan putih (umbul-umbul abang putih). Sejak dulu warna merah dan putih ini oleh orang Jawa digunakan untuk upacara selamatan kandungan bayi sesudah berusia empat bulan di dalam rahim berupa bubur yang diberi pewarna merah sebagian. Orang Jawa percaya bahwa kehamilan dimulai sejak bersatunya unsur merah sebagai lambang ibu, yaitu darah yang tumpah ketika sang jabang bayi lahir, dan unsur putih sebagai lambang ayah, yang ditanam di gua garba.

Peraturan Tentang Bendera Merah Putih

Bendera negara diatur menurut UUD '45 pasal 35 [14], UU No 24/2009,[15] dan Peraturan Pemerintah No.40/1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia [16]
Bendera Negara dibuat dari kain yang warnanya tidak luntur dan dengan ketentuan ukuran:[15]
  1. 200 cm x 300 cm untuk penggunaan di lapangan istana kepresidenan;
  2. 120 cm x 180 cm untuk penggunaan di lapangan umum;
  3. 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di ruangan;
  4. 36 cm x 54 cm untuk penggunaan di mobil Presiden dan Wakil Presiden;
  5. 30 cm x 45 cm untuk penggunaan di mobil pejabat negara;
  6. 20 cm x 30 cm untuk penggunaan di kendaraan umum;
  7. 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di kapal;
  8. 100 cm x 150 cm untuk penggunaan di kereta api;
  9. 30 cm x 45 cm untuk penggunaan di pesawat udara;dan
  10. 10 cm x 15 cm untuk penggunaan di meja.
Pengibaran dan/atau pemasangan Bendera Negara dilakukan pada waktu antara matahari terbit hingga matahari terbenam.[15] Dalam keadaan tertentu, dapat dilakukan pada malam hari.[15]
Bendera Negara wajib dikibarkan pada setiap peringatan Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus oleh warga negara yang menguasai hak penggunaan rumah, gedung atau kantor, satuan pendidikan, transportasi umum, dan transportasi pribadi di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan di kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.[15]
Bendera Negara wajib dikibarkan setiap hari di:[15]
  1. istana Presiden dan Wakil Presiden;
  2. gedung atau kantor lembaga negara;
  3. gedung atau kantor lembaga pemerintah;
  4. gedung atau kantor lembaga pemerintah nonkementerian;
  5. gedung atau kantor lembaga pemerintah daerah;
  6. gedung atau kantor dewan perwakilan rakyat daerah;
  7. gedung atau kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri;
  8. gedung atau halaman satuan pendidikan;
  9. gedung atau kantor swasta;
  10. rumah jabatan Presiden dan Wakil Presiden;
  11. rumah jabatan pimpinan lembaga negara;
  12. rumah jabatan menteri;
  13. rumah jabatan pimpinan lembaga pemerintahan nonkementerian;
  14. rumah jabatan gubernur, bupati, walikota, dan camat;
  15. gedung atau kantor atau rumah jabatan lain;
  16. pos perbatasan dan pulau-pulau terluar di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  17. lingkungan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia; dan
  18. taman makam pahlawan nasional.
Momentum pengibaran bendera asli setelah deklarasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945.
Bendera Negara sebagai penutup peti atau usungan jenazah dapat dipasang pada peti atau usungan jenazah Presiden atau Wakil Presiden, mantan Presiden atau mantan Wakil Presiden, anggota lembaga negara, menteri atau pejabat setingkat menteri, kepala daerah, anggota dewan perwakilan rakyat daerah, kepala perwakilan diplomatik, anggota Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Republik Indonesia yang meninggal dalam tugas, dan/atau warga negara Indonesia yang berjasa bagi bangsa dan negara.[15]
Bendera Negara yang dikibarkan pada Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta disebut Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih. Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih disimpan dan dipelihara di Monumen Nasional Jakarta.[15]
Setiap orang dilarang:[15]
  1. merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Bendera Negara;
  2. memakai Bendera Negara untuk reklame atau iklan komersial;
  3. mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam;
  4. mencetak, menyulam, dan menulis huruf, angka, gambar atau tanda lain dan memasang lencana atau benda apapun pada Bendera Negara; dan
  5. memakai Bendera Negara untuk langit-langit, atap, pembungkus barang, dan tutup barang yang dapat menurunkan kehormatan Bendera Negara.

Kemiripan dengan bendera negara lain

Menurut kesetaraan kedudukannya sebagai bendera nasional, bendera ini mirip dengan Bendera Monako yang mempunyai warna sama namun rasio yang berbeda, selain itu bendera ini juga mirip dengan Bendera Polandia yang mempunyai warna yang sama namun warnanya terbalik.

Daftar bendera yang mirip dengan bendera Indonesia


Arti dan simbolisme

Bendara Pusaka terdiri dari dua warna, merah di atas dan putih di bawah dengan ratio 2:3. Warna merah melambangkan keberanian, sementara warna putih melambangkan kesucian.[3] Namun, juga terdapat arti lain, salah satunya adalah merah melambangkan gula aren dan putih melambangkan nasi, keduanya adalah bahan yang penting dalam masakan Indonesia.[2